Diseminasi PDS

Pusat PPL dan PKL – Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rabu (19/12/18) menyelenggarakan Diseminasi Hibah Penugasan Dosen di Sekolah (PDS) di Gd. Dewi Sartika Aula Maftuchah Yusuf lt 2. Acara ini dihadiri oleh Ketua LP3M, Dekan, Koorprodi, Dosen PDS, Guru Pedamping PDS, Kepala Sekolah Mitra PDS dan Staf LP3M.

Dalam sambutannya Dr. Totok Bintoro, M.Pd selaku Ketua LP3M menyampaikan “Tujuan kegiatan Penugasan Dosen di Sekolah ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan penguatan kemitraan antara LPTK dengan sekolah mitra, selain itu juga untuk mengembangkan join research.”

Unsur utama pendidikan guru adalah dosen di samping harus memiliki kompetensi yang unggul, dosen LPTK juga harus menjadi model bagi mahasiswa calon guru. Oleh karenanya, dosen harus mampu memberikan contoh baik bagi mahasiswa calon guru, dalam melaksanakan tugas keprofesiannya, termasuk bagaimana melaksanakan  pembelajaran di kelas.  Agar dosen LPTK pada saat melaksanakan tugas pembelajaran mampu menghadirkan pengalaman nyata bagaimana melaksanakan pembelajaran yang baik, yang relevan dengan tuntutan mutu proses pembelajaran di sekolah, maka dosen harus mengalami langsung bagaimana menjadi ‘guru’ melalui suatu program diployment atau PDS di sekolah Laboratorium atau Sekolah Mitra, yang muaranya untuk meningkatkan kualitas lulusan mahasiswa calon guru.

Program Hibah PDS dimulai dari Bulan September sd Akhir November. Dosen dan Guru yang terlibat sebanyak 14 orang dari 7 Prodi di 6 Fakultas, yaitu Pendidikan Matematika, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Pendidikan  Ekonomi, Pendidikan Luar Biasa, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Geografi, Pendidikan Bahasa Indonesia serta 7 Sekolah Mitra yaitu SDN Pisangan Timur 11 Pagi Jakarta, SLB Dian Kahuripan Jakarta, SMPN 74 Jakarta, SMKN 3 Jakarta, SMAN 31 Jakarta, SMKN 26 Jakarta, SMAN 36 Jakarta. Laporan yang di sampaikan oleh  Koordinator Pusat PPL dan PKL sekaligus Ketua Program Hibah PDS Universitas Negeri Jakarta Tahun 2018.

Dr. Otib Satibi Hidayat, M.Pd., yang mewakili Tim UNJ menyampaikan hasil pelaksanaan PDS di sekolah mitra,  PDS merupakan kegiatan yang memberikan dampak positif baik bagi LPTK maupun bagi Sekolah Laboratorium atau Sekolah Mitra. Program PDS membutuhkan komitmen dosen untuk mengalami dan menjadi guru di Sekolah Laboratorium atau Sekolah Mitra. Menjadi guru di sekolah bagi seorang dosen adalah hal baru. Dosen perlu menyesuaikan dengan berbagai hal yang biasa berlaku di sekolah. Penugasan dosen di sekolah juga dapat memunculkan permasalahan baru bagi Sekolah Laboratorium atau Sekolah Mitra, yaitu apakah dosen yang bertugas dapat menyesuaikan dengan lingkungan yang sangat berbeda dengan tempat tugasnya di perguruan tinggi.  

Program PDS mengandung multifungsi dalam peningkatan kualitas penyiapan calon guru profesional, antara lain adalah hilirisasi berbagai novelty LPTK ke Sekolah Laboratorium atau Sekolah Mitra terkait dengan pesatnya perkembangan ilmu pendidikan dan teori-teori belajar, memfasilitasi dosen untuk menghayati secara langsung menjadi ‘guru’ di Sekolah Laboratorium atau Sekolah Mitra dan memperkokoh kemitraan antara LPTK dan Sekolah.

 “Program Penugasan Dosen di Sekolah ini juga memotivasi saya untuk lebih meningkatkan kualitas pembelajaran, di mana antar guru dapat menjalin kerjasama atau kolaborator dalam pelaksanaan pembelajaran.” kata Dewi Nurmalasri, M.Pd selaku Dosen PDS dari Prodi Pendidikan Ekonomi.

Hal senada juga disampaikan oleh Dosen PDS Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Rahmah Purwahida, S.Pd., M.Hum, yang menyatakan bahwa, PDS sangat bermanfaat untuk peningkatan mutu Pendidikan, kolaborasi antara dosen dan guru memungkinkan guru belajar konsep, fakta, dan prosedur pembelajaran yang kreatif dan inovatif.

“Siswa juga terkesan dengan cara dosen mengajar sehingga dapat meningkatkan minat belajar siswa. Oleh karena itu mohon kegiatan ini dapat berlanjut supaya terjadi hubungan yang sinergis antar perguruan tinggi sebagai LPTK dan sekolah sehingga dapat mempercepat peningkatan mutu pendidikan,” tuturnya.

 

(RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *