Setiap perguruan tinggi dituntut untuk meningkatkan mutu lulusannya agar memiliki kompetensi yang mampu berkompetisi dan berpartisipasi dalam pembangunan. Upaya peningkatan kompetensi civitas akademika terutama dosen sebagai ujung tombak dalam pembelajaran harus selalu ditingkatkan baik dari sisi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian. Dosen merupakan salah satu komponen yang sangat berperan dalam pembelajaran dan secara langsung mempengaruhi peningkatan kualitas belajar mahasiswa. Mengacu kepada UU No. 14 tahun 2005 pasal 1 butir 2 dosen hendaknya mampu melaksanakan tugasnya sebagai pendidik dan ilmuwan yang professional. Oleh karena itu, salah satu upaya yang perlu dilakukan terus menerus oleh perguruan tinggi adalah melaksanakan program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan Aplied Approach (AA).
Kegiatan PEKERTI di Universitas Pertahanan tahun 2020
Sejalan dengan diterapkannya kurikulum berbasis kompetensi di perguruan tinggi, maka upaya peningkatan kualitas dosen melalui program PEKERTI dan Aplied Approach (AA), substansi materi dan penyajiannya harus disesuaikan dengan penerapan kurikulum tersebut. Program PEKERTI dan dan Aplied Approach (AA), melatih tenaga pengajar untuk mempersiapkan program pembelajaran, memiliki keterampilan mengajar dan melakukan evaluasi terhadap hasil belajar. Pada mulanya program ini diperuntukkan bagi dosen yunior, meskipun demikian berdasarkan perkembangan terakhir, minat dari dosen senior untuk mengikuti program ini cukup tinggi. Pada dasarnya isi program ini memang tidak menunjukkan perbedaan dosen yunior maupun senior.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran PEKERTI dan AA dapat dilihat melalui brosur dibawah ini